Sampang,locusjatim.com – Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menunaikan janji dan merawat empati. Di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, suasana Jum’at (27/02/2026) siang terasa berbeda ketika Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) datang membawa lebih dari sekadar bantuan.
Kedatangan mereka bukan tanpa alasan. Beberapa waktu lalu, kondisi Muhlis, remaja yang sejak kecil mengalami kelainan fisik, sempat menyita perhatian masyarakat. Kabar itu menggugah banyak pihak, termasuk elemen pemerintah dan organisasi sosial. Di tengah simpati yang mengalir, AWAS pernah menyampaikan komitmen untuk membantu, khususnya mengganti alat radio milik Muhlis yang rusak.
Radio tersebut bukan benda biasa bagi Muhlis. Di tengah keterbatasannya, radio menjadi teman setia yang menemani hari-harinya. Ketika alat itu tak lagi berfungsi, seolah ada ruang sunyi yang ikut tercipta.
Momentum Ramadhan pun dipilih AWAS untuk menepati komitmen tersebut. Ketua AWAS Ahmad Jumadi, yang akrab disapa Cak Jum, bersama anggota mendatangi langsung rumah Muhlis dan menyerahkan radio baru agar bisa kembali digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami hanya ingin menepati janji dan berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan,” ujar Ahmad Jumadi atau Cak Jum saat menyerahkan bantuan.
Tak berhenti di situ, AWAS juga membawa paket sembako untuk Muhlis dan keluarganya yang sedang menjalankan ibadah puasa. Bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan selama bulan suci.
Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut. Keluarga Muhlis menyambut kedatangan rombongan dengan penuh rasa syukur. Pak Nawi, mewakili keluarga, mengungkapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Aksi ini menjadi penegasan bahwa peran wartawan tak sebatas menyampaikan kabar. Melalui langkah kecil namun bermakna, AWAS menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dengan tugas jurnalistik—hadir bukan hanya sebagai penyampai cerita, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi warga yang membutuhkan.
“Kami sangat berterima kasih kepada AWAS yang sudah peduli dan menepati janjinya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Pak Nawi.






