Berita

Gas Pol Kemandirian Fiskal, Sekda Agus Siap Pimpin ‘Lompatan’ PAD Sumenep

671
×

Gas Pol Kemandirian Fiskal, Sekda Agus Siap Pimpin ‘Lompatan’ PAD Sumenep

Sebarkan artikel ini
Sekda Sumenep
Agus Dwi Saputra Sekda Kabupaten Sumenep. Foto: Rifki/locusjatim.com

Sumenep, locusjatim.com Tongkat komando birokrasi Kabupaten Sumenep kini berada di tangan Agus Dwi Saputra. Baru resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), ia langsung memancang target besar: mempercepat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah berkurangnya alokasi dana transfer dari pemerintah pusat.

Situasi fiskal yang kian menantang membuat pemerintah daerah tak bisa lagi bersandar pada pola kerja konvensional. Agus menyadari, kondisi ini menuntut perubahan cara pandang dan pola gerak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Ia mendapat mandat khusus dari Bupati untuk menjadi penggerak utama sinkronisasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Tadi kan tugasnya Pak Bupati saya disuruh jadi dirigen ya, jadi saya, nanti akan saya koordinasikan sama teman-teman di OPD caranya gimana lah,” ujarnya, Kamis (26/02/2026).

Bagi Agus, peran tersebut bukan sekadar koordinatif, melainkan strategis. Ia harus memastikan setiap OPD memahami peta potensi pendapatan yang dimiliki serta mampu menerjemahkannya dalam program konkret. Bupati, kata dia, bahkan meminta jajarannya tak sekadar meningkatkan capaian secara bertahap.

“Tadi untuk peningkatan PAD-nya, kita suruh melompat sama Bupati, bukan cuma berjalan, suruh melompat, ini yang berat,” katanya.

Instruksi itu menjadi sinyal bahwa percepatan PAD harus ditempuh melalui terobosan yang terukur dan inovatif. Baik melalui optimalisasi sektor unggulan, pembenahan tata kelola pendapatan, hingga penguatan pengawasan agar kebocoran bisa ditekan.

Tak hanya fokus pada aspek keuangan daerah, Agus juga menyoroti pentingnya pembenahan struktur birokrasi. Sejumlah jabatan yang masih kosong dinilai perlu segera dievaluasi agar roda pemerintahan berjalan efektif. Dalam waktu dekat, ia akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk memetakan kebutuhan organisasi, dengan tetap mengacu pada kewenangan Bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian.

Di saat yang sama, Agus memastikan dirinya akan mengawal implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai arah utama pembangunan. Baginya, keberhasilan visi dan misi kepala daerah hanya bisa terwujud jika seluruh OPD bergerak selaras dan saling menguatkan.

Ia pun tak menampik bahwa jabatan Sekda membawa tanggung jawab besar. Dalam pernyataannya, Agus menyampaikan rasa syukur sekaligus memohon dukungan agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan optimal.

“Terima kasih sebelumnya saya sampaikan terima kasih atas kehadirannya dan saya sebelumnya doa untuk doanya agar saya bisa mengembalikan amanah ini dengan baik karena amanah ini berat,” ungkapnya.

Di akhir, Agus menekankan pentingnya kebersamaan. Ia percaya, tantangan fiskal dan penataan birokrasi tidak akan terasa berat jika dijalankan secara kolektif.

“Kalau cuma Sekda sendiri rasanya tidak mampu. Tapi kalau kita bersama-sama, kita kompak, kita solid, insya Allah bisa untuk mendukung visi dan misi Bapak Bupati,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *