BeritaHeadline

Empat Dapur Umum Ramadhan Jadi Tumpuan Penyintas Banjir Aceh Tamiang

724
×

Empat Dapur Umum Ramadhan Jadi Tumpuan Penyintas Banjir Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini

Surabaya, locusjatim.com Suasana Ramadhan 1447 H di Kabupaten Aceh Tamiang masih dibayangi proses pemulihan pascabanjir bandang yang melanda akhir November 2025. Di tengah kondisi tersebut, NU Care-LAZISNU Jawa Timur mengambil peran dengan menghadirkan empat titik dapur umum guna memastikan kebutuhan sahur dan berbuka warga terdampak tetap terpenuhi.

Empat dapur umum itu tersebar di Desa Kota Lintang Bawah, Desa Banai, Desa Menanggini, serta satu titik lainnya di wilayah Aceh Timur. Kehadiran dapur umum ini menjadi penopang utama bagi warga yang hingga kini masih berjuang bangkit dari dampak bencana yang melanda 12 kecamatan dan merusak sekitar 58 ribu bangunan.

Salah satu tim dapur umum LAZISNU Jatim, Ahmad Syaiful, menuturkan bahwa distribusi logistik dilakukan secara terukur agar operasional di awal Ramadhan berjalan optimal.

“Logistik yang kami kirimkan ini diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga empat hari ke depan, khususnya untuk sahur dan buka bersama warga,” ujarnya di Aceh Tamiang, Senin (23/02/2026).

Sementara itu, Manajer Program NU Care-LAZISNU Jatim, M Risal Syarifuddin, menjelaskan bahwa bantuan tahap awal difokuskan untuk menopang operasional dapur umum di empat titik tersebut. “Seperti bahan pokok hingga perlengkapan memasak,” katanya.

Adapun rincian bantuan yang telah disalurkan meliputi 60 dus mi instan yang dibagi rata ke seluruh lokasi, beras kemasan 25 kilogram dan 5 kilogram, minyak goreng, bumbu penyedap, garam, serta perlengkapan dapur seperti kompor dua tungku, kompor jos satu tungku, blender, dan satu unit rice cooker.

Meski kebutuhan dasar telah terpenuhi, masih ada kekurangan di dapur umum wilayah Aceh Timur, di antaranya tambahan kompor dua tungku, blender, minyak goreng, serta bumbu dan garam.

“Kekurangan tersebut akan segera dilengkapi melalui penganggaran lanjutan yang telah dirapatkan sebelumnya,” tuturnya.

Tak berhenti pada layanan konsumsi harian, LAZISNU Jatim juga menyiapkan program pembagian pakaian layak pakai serta perlengkapan Ramadhan bagi masyarakat menjelang Idul Fitri.

Langkah cepat ini menjadi bukti bahwa solidaritas lintas daerah tetap terjaga, terutama saat Ramadhan tiba dan ribuan warga masih berupaya memulihkan kehidupan mereka pascaterjangan banjir bandang.

“Program ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *