Sampang, locusjatim.com – Kabar tentang kondisi seorang bocah dengan kelainan fisik di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, yang sempat ramai diperbincangkan, berbuah kepedulian nyata. Minggu (22/02/2026) pagi, Dandim 0828 Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuwar Anwar, turun langsung menyambangi kediaman keluarga kurang mampu tersebut di Dusun Taddan Tegah.
Kunjungan itu bukan sekadar seremonial. Dandim datang bersama sejumlah anggota serta didampingi Cak Jum “Sahabat Rakyat”, Ketua Aliansi Wartawan Sampang. Kehadiran rombongan disambut Pak Nawi, yang saat itu berada di depan rumah sambil menemani putranya, Mohlis, bocah yang sejak kecil mengalami kelainan fisik.
Di hadapan keluarga, Dandim memastikan langsung kondisi Mohlis. Ia mengaku tersentuh setelah melihat keadaan sang anak.
“Kedatangannya ketempat warga tidak mampu Bapak Nawi ini untuk memastikan kebenarannya keadaan anaknya yang mempunyai kelainan fisik, mimang benar dan saya sangat terharu sedih setelah melihat putra bapak Nawi yang punyai kelainan fisik ini,” ungkap Dandim 0828 Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuwar Anwar dalam kunjungannya, Minggu (22/02/2026).
Menurutnya, informasi awal mengenai kondisi keluarga tersebut diperoleh dari pemberitaan yang viral. Dari situlah pihaknya bergerak cepat.
“Alhamdulillah berkat berita viral dari teman jurnalis AWAS (Aliansi Wartawan Sampang) kami bisa kunjungi dan membantunya untuk bisa meringankan bebannya berupa sembako dan uang tunai walau tidak seberapa,” ucapnya.
Selain menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai, Dandim juga memberikan instruksi kepada jajaran di wilayah setempat agar memberi perhatian berkelanjutan. Ia menyoroti kondisi Mohlis yang sehari-hari harus menyeret tubuhnya untuk berpindah tempat.
“Kami perintahkan kepada anggota khususnya yang mempunyai wilayah tempat segera memberikan perhatian khusus kepda keluarga Pak Nawi terutama anaknya yang mempunyai kelainan fisik dalam setiap harinya tidak bisa apa-apa, dikala mau ketempat yang diinginkan harus berjalan dengan mengisor badanya,” ungkapnya.
Tak berhenti di situ, Dandim juga menegaskan rencana perbaikan rumah keluarga tersebut. Kondisi lantai yang rusak disebut menjadi salah satu penyebab luka pada tubuh Mohlis saat bergerak.
“Dan insyaallah kami akan bantu rehap rumahnya nantinya agar bisa ditempati lebih layak oleh keluarganya, karena lantai rumahnya yang selalu dilewati oleh Mohlis sudah berantakan membuat badannya luka saat berjalan ngisor,” tegasnya.
Kegiatan ini disebut sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Aparat tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tetapi juga memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan perhatian langsung di lapangan.
Sementara itu, Pak Nawi tak kuasa menyembunyikan rasa syukur. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan.
“Banyak terimakasih kepada Bapak TNI atau Pak Dandim yang sudah datang dan memberikan bantuan kepada keluarga kami, semoga Anggota TNI terutama Bapak Dandim diberikan kelancaran dalam bertugas dan dilancarkan rezekinya.” ujar pak Nawi.






