Sumenap, locusjatim.com – Dinamika pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep memasuki babak penting. Panitia Seleksi (Pansel) resmi menetapkan tiga kandidat terbaik dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026, Rabu (18/02/2026) malam.
Penetapan tersebut diumumkan melalui Surat Nomor: 20/PANSEL JPT PRATAMA-SMP/II/2026 yang ditandatangani Ketua Pansel, Indah Wahyuni. Tiga nama yang masuk daftar akhir dipilih berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh rangkaian seleksi, serta rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) tertanggal 13 Februari 2026.
Dalam pengumuman resminya disebutkan:
“Bersama ini kami sampaikan 3 (tiga) Peserta Terbaik (susunan sesuai urutan abjad) sebagai Hasil Akhir Pelaksanaan Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Tahun 2026,” terangnya.
Adapun tiga pejabat yang dinyatakan lolos sebagai peserta terbaik adalah Agus Dwi Saputra yang kini menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Chainur Rasyid selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta Dr. R. Abd. Rahman Riadi yang menjabat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep.
Ketiganya berhasil melewati seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, asesmen kompetensi hingga penilaian akhir. Hasil rekapitulasi nilai dituangkan dalam berita acara pansel sebelum akhirnya diumumkan secara resmi.
Pansel juga menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan kewenangan penuh panitia dan tidak dapat dipersoalkan.
“Keputusan Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” tegasnya.
Diketahui sebelumnya, sebanyak 11 pejabat tinggi pratama mendaftar sebagai calon Sekda. Delapan orang dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Namun dalam proses berikutnya, satu peserta mengundurkan diri dan satu lainnya tidak memenuhi syarat, sehingga hanya enam kandidat yang melaju hingga tahap penilaian akhir sebelum akhirnya mengerucut menjadi tiga besar.






