BeritaHeadline

Antisipasi Gejolak Harga Ramadan, Bupati Fauzi Pantau Langsung Denyut Pasar Anom

886
×

Antisipasi Gejolak Harga Ramadan, Bupati Fauzi Pantau Langsung Denyut Pasar Anom

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sidak pasar anom
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat sidak pasar anom. Foto: Rifki/locusjatim.com

Sumenep, locusjatim.com Menjelang Ramadan, Pemerintah Kabupaten Sumenep memilih tidak menunggu laporan di atas meja. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo turun langsung ke Pasar Anom bersama unsur Forkopimda dan pimpinan OPD untuk memastikan denyut perdagangan tetap stabil.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap potensi lonjakan harga dan gangguan distribusi bahan pokok yang kerap terjadi saat permintaan meningkat menjelang bulan puasa. Pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak terbebani oleh gejolak pasar.

“Kami ingin memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat aman dan harga tetap relatif stabil selama Ramadan, sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya,” kata Bupati di sela-sela kegiatannya, Jumat (13/02/2026).

Di sela kunjungan, Bupati menyapa pedagang beras, minyak goreng, telur, daging ayam, daging sapi hingga penjual cabai dan bawang. Dialog dilakukan secara terbuka untuk mengetahui harga terkini, kondisi stok, hingga kendala distribusi yang dihadapi pedagang.

Dari hasil pantauan, sebagian besar komoditas masih tersedia dengan harga yang cenderung terkendali. Meski demikian, terdapat beberapa bahan yang mulai menunjukkan kenaikan harga, meskipun belum signifikan.

“Pemerintah Daerah terus melakukan pemantauan secara berkala, serta berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat,” terangnya.

Ia juga mengingatkan pedagang agar menjaga etika usaha dan tidak mengambil keuntungan berlebihan dengan memanfaatkan momentum Ramadan. Pemerintah, kata dia, tidak akan tinggal diam terhadap praktik penimbunan maupun kenaikan harga di luar batas kewajaran.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga kestabilan harga dan pasokan. Dengan pengawasan intensif dan koordinasi lintas sektor, diharapkan masyarakat Sumenep dapat menyambut Ramadan dengan rasa aman tanpa bayang-bayang kelangkaan maupun lonjakan harga.

“Kami telah menginstruksikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep, untuk melakukan pendataan ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok secara detail, sebagai laporan bahan evaluasi guna pengambilan kebijakan,” tutupnya Bupati.