Sumenep, locusjatim.com – Pemerintah melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep mulai mematangkan persiapan keberangkatan 1.331 calon jamaah haji tahun 1447 H/2026 M. Ribuan jamaah itu mengikuti manasik haji terintegrasi yang digelar di Gedung Korpri Sumenep, Kamis (12/2/2026).
Berbeda dari manasik pada umumnya, kegiatan kali ini tidak hanya membahas tata cara ibadah. Materi pembekalan dirancang menyeluruh, mulai dari kesiapan fisik, pemahaman teknis perjalanan, hingga kedisiplinan selama berada di Tanah Suci.
Kepala Kementerian Haji Kemenag Sumenep, KH Ahmad Halimy, menegaskan bahwa konsep terintegrasi bertujuan agar jamaah memiliki pemahaman yang utuh sebelum berangkat.
“Manasik ini terintegrasi, tidak hanya membahas tata cara ibadah haji, tetapi juga aspek kesehatan, disiplin selama perjalanan, hingga teknis di asrama dan bandara. Jamaah harus benar-benar siap, karena haji merupakan ibadah fisik,” ujar Ahmad Halimy.
Menurutnya, ibadah haji menuntut ketahanan fisik yang prima. Karena itu, ia mengimbau para jamaah mulai menjaga kondisi tubuh sejak jauh hari dengan pola makan teratur, istirahat cukup, serta membiasakan aktivitas fisik ringan. Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti setiap sesi manasik dengan serius agar tidak mengalami kendala saat menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi.
Untuk memastikan pembinaan merata, Kemenhaj Sumenep tidak hanya menggelar manasik di tingkat kabupaten. Pihaknya juga menjadwalkan manasik di tingkat kecamatan sebanyak empat kali di masing-masing kecamatan.
“Langkah ini dilakukan agar jamaah lebih mudah mengakses pembekalan dan memahami materi secara bertahap,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penyematan slayer kepada perwakilan jamaah sebagai simbol kesiapan dan kekompakan menuju keberangkatan haji 2026.
Diketahui, tahun ini, jumlah jamaah haji asal Sumenep tercatat sebagai yang terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Mereka terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni tiga kloter penuh dan satu kloter gabungan. Jamaah Sumenep masuk dalam kloter 77, 78, dan 79, sedangkan kloter gabungan berada di kloter 81.
Sesuai jadwal, para jamaah akan masuk Asrama Haji Surabaya pada 11 Mei 2026. Sehari setelahnya, 12 Mei 2026, mereka dijadwalkan terbang menuju Bandara Jeddah melalui Bandara Juanda Surabaya dalam tiga waktu keberangkatan, yakni pukul 09.55 WIB, 15.55 WIB, dan 19.55 WIB.(*)






