Sampang, locusjatim.com – Potret kemiskinan ekstrem masih ditemukan di wilayah perkotaan Kabupaten Sampang. Salah satunya dialami Wakiah (41), seorang perempuan kepala keluarga yang terpaksa bertahan hidup dengan mengumpulkan barang bekas dan tidur di bekas kandang sapi di Jalan Raja Wali, Kelurahan Karang Dalam, Kecamatan Sampang.
Kondisi memprihatinkan itu akhirnya menggerakkan perhatian berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Camat Sampang bersama Lurah Karang Dalam, Dinas Sosial, Baznas, dan BPBD turun langsung mengunjungi kediaman empat keluarga lansia tanpa suami yang masuk kategori tidak mampu. Kunjungan tersebut juga didampingi Ketua Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Cak Jum, yang sebelumnya menyampaikan informasi kondisi warga kepada pemerintah.
Dalam kesehariannya, Wakiah mengandalkan penghasilan dari memulung barang bekas. Hasil yang diperoleh pun jauh dari kata layak. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia hanya mampu mengantongi sekitar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu setelah tiga hari berkeliling mengumpulkan barang bekas.
Melihat langsung kondisi tempat tinggal dan kesehatan warga, Camat Sampang Aminullah menyerahkan bantuan paket sembako didampingi Sekcam Junaidi, Lurah Karang Dalam Rahmat Wahyudi, perwakilan Dinas Sosial, serta Baznas Kabupaten Sampang. Dialog dilakukan secara langsung agar pemerintah memperoleh gambaran riil kondisi sosial masyarakat di lapangan.
“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Sampang Yaitu Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bahwa Pemerintah wilayah di antaranya Camat, kelurahan atau Kepala Desa Wajib responsif atas keluhan, Masukan untuk ikut serta mengontrol kehidupan layak Warganya dengan tujuan pemerataan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sampang.” Kata Aminullah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan aktif, khususnya AWAS yang turut memberikan informasi awal terkait kondisi Wakiah sekeluarga. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten Sampang atas sinergi yang terbangun dalam membantu warga kurang mampu. Dalam bantuan tersebut, Dinas Sosial menyalurkan kebutuhan pokok, sementara Baznas memberikan bantuan berupa uang tunai.
Tak hanya itu, BPBD Kabupaten Sampang turut bergerak memberikan bantuan logistik untuk menunjang kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan meliputi kasur, sembako, matras, paket lansia, selimut, kompor, perlengkapan masak dan makan, hingga tambahan gizi.
Di lokasi yang sama, Ketua AWAS Cak Jum mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam merespons kondisi sosial warganya. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menangani persoalan kemiskinan yang masih terjadi.
Langkah cepat Pemkab Sampang ini diharapkan menjadi awal penanganan berkelanjutan, sekaligus penguatan peran pemerintah dan masyarakat dalam memastikan warga hidup layak dan bermartabat.
“semoga kehadiran kita semua bisa meringankan beban hidup ibu Wakiah, di harap juga semua pihak di antaranya sebagai wakil rakyat untuk ikut turun kalau ada keluhan masyarakat atau warga yang kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan,” pungkasnya.












