Sumenep,locusjatim.com – Terjangan angin puting beliung yang disertai hujan deras menerpa Desa Karduluk, Kabupaten Sumenep, pada Minggu (01/02/2026) kemarin, mengakibatkan kerusakan luas di sejumlah kawasan permukiman warga.
Berdasarkan hasil pendataan terbaru, bencana tersebut merusak ratusan bangunan yang tersebar di tiga dusun. Pemerintah Desa Karduluk mencatat, total bangunan terdampak mencapai 178 unit.
Dusun Rengpereng menjadi wilayah paling parah dengan 96 rumah warga rusak, ditambah satu masjid dan satu madrasah. Sementara itu, Dusun Palalangan mencatat 49 rumah terdampak. Adapun di Dusun Dunggaddung, kerusakan menimpa 30 rumah warga serta satu musala, sehingga totalnya 31 bangunan.
Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan hasil pembaruan dari pendataan awal yang sebelumnya masih bersifat sementara. Kendati begitu, saat ini aparatur desa masih terus memastikan seluruh dampak tercatat secara menyeluruh.
“Berdasarkan data sementara ada setidaknya 174 rumah dan 2 musala terdampak angin puting beliung di kardukuk. Tapi kami terus melakukan pendataan lebih lanjut,” ujar Ahmad Faruq kepada locusjatim.com, Senin (02/02/2026)
Ia menjelaskan, angin puting beliung muncul secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur wilayah Desa Karduluk. Kondisi cuaca ekstrem itu menyebabkan kerusakan pada atap rumah warga serta bangunan fasilitas ibadah dan pendidikan.
“Kemarin saat hujan deras terjadi angin puting beliung yang menyebabkan ratusan rumah Desa Karduluk terdampak,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan bangunan membuat aktivitas warga terganggu dan sebagian harus melakukan perbaikan darurat secara mandiri. Pemerintah desa mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.
Lebih lanjut, Pemerintah Desa Karduluk juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan lanjutan serta upaya pemulihan bagi warga terdampak bencana.
“Kami berharap. Warga tetap waspada dan bersabar dengan adanya musibah ini,” pungkasnya.(*)












