BeritaHeadline

Empat Dusun di Karduluk Terdampak Cuaca Ekstrem, Sejumlah Rumah Dilaporkan Rusak

753
×

Empat Dusun di Karduluk Terdampak Cuaca Ekstrem, Sejumlah Rumah Dilaporkan Rusak

Sebarkan artikel ini
Kardulu
Salah satu rumah di karduluk yang terdampak . Foto: Istimewa

Sumenep, locusjatim.com Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang diduga menyebabkan sejumlah rumah warga di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, mengalami kerusakan, Minggu (01/02/2026).

Dampak kejadian tersebut dirasakan di empat dusun, yakni Dusun Rengperreng, Dusun Moralas, Dusun Berru, dan Dusun Dunggaddung.

Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari kerusakan ringan hingga parah, dengan bagian atap rumah menjadi yang paling banyak terdampak. Kondisi cuaca yang cukup ekstrem dalam waktu singkat membuat sebagian bangunan tidak mampu menahan terpaan angin dan derasnya hujan.

Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa sejak menerima laporan dari warga, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk meninjau lokasi terdampak sekaligus memastikan kondisi masyarakat.

Saat ini, kata Faruq, pemerintah desa masih melakukan pendataan dan peninjauan secara menyeluruh sehingga jumlah pasti rumah yang mengalami kerusakan belum dapat dipastikan. Proses pendataan tersebut dilakukan secara bertahap di setiap dusun yang terdampak.

“Untuk jumlah rumah yang rusak masih belum bisa kami pastikan, karena kami masih melakukan peninjauan ke lapangan,” ujar Ahmad Faruq.

Meski demikian, berdasarkan laporan awal dari masyarakat, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Warga dilaporkan dalam kondisi selamat, meskipun harus menghadapi kerusakan pada tempat tinggal mereka.

Selain itu, Ahmad Faruq juga mengungkapkan bahwa petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan asesmen awal terhadap dampak cuaca ekstrem tersebut.

Pemerintah desa bersama pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan dan bantuan bagi warga terdampak dapat segera dilakukan setelah proses pendataan selesai.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. BPBD juga sudah turun ke lokasi untuk melihat kondisi warga terdampak,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *