Olahraga

Songennep FC Diproyeksikan Jadi Jembatan Karier Pemain Lokal Sumenep

792
×

Songennep FC Diproyeksikan Jadi Jembatan Karier Pemain Lokal Sumenep

Sebarkan artikel ini
technical meeting bersama para pemangku kepentingan sepak bola
technical meeting bersama para pemangku kepentingan sepak bola. Foto: Rifki

Sumenep, locusjatim.com Kehadiran Songennep FC di tengah geliat sepak bola daerah bukan untuk menggeser eksistensi klub-klub lokal yang telah lebih dulu tumbuh di Sumenep. Klub anyar tersebut justru diposisikan sebagai jalur lanjutan bagi pemain-pemain lokal agar mampu menembus kompetisi yang lebih tinggi.

Hal itu ditegaskan Presiden Songennep FC, Muhammad Romli, saat memimpin technical meeting bersama para pemangku kepentingan sepak bola, Rabu (28/1/2026), di rumah dinasnya. Ia menepis anggapan bahwa Songennep FC akan menjadi pesaing klub-klub lokal.

“Songennep FC bukanlah pesaing bagi klub-klub lokal di Sumenep. Kami ingin memberikan kesempatan bagi para pemain berbakat yang selama ini bermain di klub lokal untuk bisa berkompetisi di liga yang lebih bergengsi. Ini adalah wadah bagi mereka untuk berkembang dan menunjukan kemampuan mereka di level yang lebih luas,” ujar Romli.

Menurut Romli, Songennep FC dirancang sebagai ruang pengembangan talenta, bukan sebagai klub yang mematikan ekosistem sepak bola lokal. Para pemain tetap berakar dari klub-klub daerah, lalu diberi kesempatan naik kelas melalui jalur kompetisi yang lebih profesional.

Ia menyebut, Piala Bupati Sumenep yang saat ini berlangsung menjadi tahapan penting dalam proses tersebut. Turnamen ini tidak sekadar ajang prestise, melainkan pintu awal penjaringan pemain yang diproyeksikan memperkuat Songennep FC.

Sebagai pembina, Romli berharap Songennep FC mampu menjadi katalis kebangkitan sepak bola Sumenep. Dengan konsep kolaboratif, klub ini diharapkan membuka jalan prestasi bagi generasi muda daerah agar dapat bersaing di level regional hingga nasional.

Lebih dari sekadar klub baru, Songennep FC diharapkan menjadi simbol sinergi, pengembangan, dan masa depan sepak bola Sumenep yang lebih terarah.

“Turnamen Piala Bupati adalah sarana untuk mengenali potensi pemain-pemain lokal. Melalui seleksi yang ketat, kami berharap dapat memilih pemain-pemain terbaik yang nantinya akan diikutkan dalam kompetisi yang lebih tinggi, seperti Liga Nusantara. Ini juga menjadi momen yang baik untuk memajukan sepak bola di Sumenep,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *