Sampang, locusjatim.com – Pemerintah Kabupaten Sampang resmi menandai babak baru kepemimpinan sektor pendidikan dengan melantik Kepala Dinas Pendidikan definitif, Jumat (23/01/2026). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Sampang.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Sampang menegaskan bahwa jabatan Kepala Dinas Pendidikan bukan sekadar posisi struktural, melainkan peran strategis yang menentukan arah dan kualitas masa depan pendidikan di daerah. Ia meminta pejabat yang dilantik bekerja dengan kesungguhan dan integritas tinggi.
“Saya tegaskan, jabatan ini adalah amanah besar. Kepala Dinas Pendidikan harus bekerja profesional dan berorientasi pada peningkatan mutu. Tidak ada lagi ruang untuk bekerja setengah-setengah,” tegas Bupati H. Slamet Junaidi, Jumat (23/01/2026).
Bupati yang akrab disapa H. Idi itu juga menyoroti pentingnya pembenahan menyeluruh di sektor pendidikan, mulai dari tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemerataan layanan pendidikan yang berkeadilan di seluruh wilayah Kabupaten Sampang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, menyatakan kesiapan untuk mengemban amanah tersebut. Ia mengakui, tantangan di sektor pendidikan cukup kompleks dan memerlukan kerja keras serta kolaborasi semua pihak.
“Kami mendapatkan amanah yang besar dari Bapak Bupati. Yang pertama bagaimana meningkatkan kualitas Dinas Pendidikan, dan yang kedua bagaimana meningkatkan mutu pendidikan,” ungkapnya.
Nor Alam menambahkan, pihaknya akan melakukan pembenahan secara bertahap namun komprehensif. Berbagai persoalan lama yang selama ini menjadi perhatian publik akan dijadikan fokus utama dalam agenda kerja ke depan.
Dengan kepemimpinan baru di Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap kualitas layanan dan mutu pendidikan dapat terus meningkat secara nyata dan berkelanjutan.
“Kami akan memperbaiki seluruh PR yang ada, mulai dari pembenahan manajemen internal, peningkatan kualitas dan penataan SDM, hingga perbaikan sistem kerja. Masih banyak hal yang harus dibenahi dan itu menjadi fokus kami ke depan, dan juga bagi teman-teman Media maupun LSM sebagai kontrol sosial untuk bisa kerja sama untuk menuju pendidikan lebih baik,” tegasnya.












