HeadlinePendidikan

Intip Dapur Industri Perikanan, Siswa SMK Nasyrul Ulum Asah Wawasan Lewat KKI di PT QL Hasil Laut

938
×

Intip Dapur Industri Perikanan, Siswa SMK Nasyrul Ulum Asah Wawasan Lewat KKI di PT QL Hasil Laut

Sebarkan artikel ini
SMK Nasyrul Ulum
SMK Nasyrul Ulum saat Kunjungan Kerja Industri (KKI) yang diikuti siswa kelas X Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan ke PT QL Hasil Laut Lamongan. Foto: Istimewa.

Sumenep, locusjatim.com Upaya menyiapkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja terus diperkuat SMK Nasyrul Ulum melalui pembelajaran berbasis industri. Salah satunya diwujudkan lewat Kunjungan Kerja Industri (KKI) yang diikuti siswa kelas X Program Keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan ke PT QL Hasil Laut Lamongan, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan ini menjadi pintu awal bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya sektor pengolahan hasil perikanan. Melalui KKI, siswa tidak hanya belajar secara teoritis, tetapi juga melihat langsung bagaimana proses produksi dijalankan dengan standar industri modern.

PT QL Hasil Laut Lamongan dipilih karena relevan dengan kompetensi keahlian siswa. Perusahaan tersebut dikenal sebagai salah satu pengolah hasil laut berbasis udang dengan sistem produksi berstandar mutu dan keamanan pangan yang telah menembus pasar ekspor.

Selama kunjungan, siswa mendapatkan penjelasan langsung dari praktisi industri mengenai tahapan produksi, pengendalian kualitas, manajemen perusahaan, hingga peluang kerja di sektor perikanan. Mereka juga diajak memahami pentingnya disiplin dan profesionalisme dalam lingkungan kerja industri.

Kepala SMK Nasyrul Ulum, Nurul Yaqin, M.Pd., menyampaikan bahwa KKI menjadi bagian penting dalam pembelajaran vokasi yang menghubungkan teori dan praktik.

“Kunjungan Kerja Industri ini menjadi sarana bagi siswa untuk menyelaraskan teori yang dipelajari di sekolah dengan praktik nyata di lapangan. Dengan melihat langsung proses kerja di PT QL Hasil Laut, siswa mendapatkan gambaran utuh tentang dunia industri perikanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, respons siswa selama kegiatan menunjukkan hasil yang positif.

“Siswa sangat antusias, aktif bertanya, dan menunjukkan ketertarikan besar. Ini menjadi modal awal yang sangat baik sebelum mereka mengikuti praktik kerja industri (prakerin) saat kelas XI nanti,” tambahnya.

Hal senada disampaikan guru pendamping, Ismi Aulil Wardani, S.Pi., M.Si. Menurutnya, pengalaman belajar langsung di industri memberikan nilai tambah yang signifikan bagi peserta didik.

“Melalui KKI ini, siswa bisa melihat secara langsung proses pengolahan hasil perikanan yang sesuai dengan standar industri. Mereka belajar dari praktisi, memahami alur kerja, serta mengenal budaya kerja yang disiplin dan profesional,” tuturnya.

Ia menilai, kegiatan semacam ini mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus membangun kesiapan mental siswa.

Melalui KKI, SMK Nasyrul Ulum menegaskan komitmennya dalam memperkuat konsep link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri, sekaligus menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap terjun ke dunia kerja.

“Pembelajaran seperti ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dan menumbuhkan kesadaran bahwa kompetensi yang mereka miliki harus terus diasah agar siap bersaing di dunia industri,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *