BeritaHeadline

Kebakaran Dini Hari di Larangan Pamekasan, Lansia 86 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar

854
×

Kebakaran Dini Hari di Larangan Pamekasan, Lansia 86 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar

Sebarkan artikel ini
Kebakaran di Pamekasan
Lokasi kebakaran di Pamekasa. Foto: Istimewa

Pamekasan, locusjatim.com Peristiwa kebakaran menggegerkan warga Dusun Budaggan II, Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (18/1/2026) dini hari.

Seorang lansia bernama Subarno (86) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya yang terbakar.

Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi mengatakan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Api pertama kali terlihat oleh Hadari (55), menantu korban, saat keluar rumah untuk menuju kamar mandi.

“Saksi melihat adanya percikan api dari bagian atap kamar korban. Setelah itu langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar,” katanya.

Menurut Jupriadi, saksi juga segera menghubungi kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat. Namun api dengan cepat membesar dan melahap atap serta isi kamar korban.

Warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman menggunakan alat seadanya. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB, sebelum akhirnya saksi masuk ke dalam rumah melalui pintu dapur.

“Korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar. Posisi korban membujur ke arah utara, berada di dekat pintu dapur dan di samping kasurnya,” jelas AKP Jupriadi.

Ia menjelaskan, kamar korban berukuran sekitar 4 x 5 meter. Di dalamnya terdapat dua karung gabah, kasur, lemari perabotan, serta perlengkapan salat. Kamar tersebut bersebelahan langsung dengan rumah warga bernama Muhammad P. Ubed.

Sekitar pukul 03.05 WIB, aparat desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi untuk membantu proses evakuasi jenazah serta pembersihan sisa kebakaran. Petugas pemadam kebakaran juga dihubungi untuk memastikan kondisi rumah aman dan tidak ada api susulan.

“Kerugian materi akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta,” ungkap Jupriadi.

Terkait penyebab kebakaran, Polres Pamekasan masih melakukan penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada puntung rokok atau korsleting listrik.

“Korban diketahui merupakan perokok berat. Dugaan sementara memang mengarah ke puntung rokok, namun kemungkinan korsleting listrik juga masih kami dalami,” tegasnya.

Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Jenazah Subarno dimakamkan pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

“Keluarga menyatakan menerima kejadian ini dan proses pemakaman sudah dilakukan,” pungkas AKP Jupriadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *