Berita

Momentum HAB ke-80 Kemenag, UIN KHAS Jember Tegaskan Penguatan Mutu Akademik dan Tata Kelola Pendidikan Islam

958
×

Momentum HAB ke-80 Kemenag, UIN KHAS Jember Tegaskan Penguatan Mutu Akademik dan Tata Kelola Pendidikan Islam

Sebarkan artikel ini
Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM.,
Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., Saat sambutan. Foto: Istimewa.

Jember, locusjatim.com Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu akademik dan tata kelola pendidikan tinggi Islam pada momentum peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Senin (12/1/2026). Penegasan tersebut ditandai dengan peresmian Gedung Pascasarjana baru yang dirangkai dalam agenda tasyakuran HAB.

Peresmian gedung dilakukan langsung oleh Rektor UIN KHAS Jember bersama jajaran pimpinan universitas usai pelaksanaan apel pagi yang diikuti seluruh sivitas akademika. Gedung Pascasarjana ini diproyeksikan menjadi pusat penguatan program magister dan doktor sekaligus simbol peningkatan kualitas layanan akademik dan kelembagaan.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., menegaskan bahwa peringatan HAB tidak boleh berhenti pada seremoni. Menurutnya, rasa syukur atas perjalanan delapan dekade Kementerian Agama harus diterjemahkan dalam kerja nyata melalui pelayanan yang lebih profesional, tata kelola yang akuntabel, serta inovasi berkelanjutan di bidang pendidikan tinggi Islam.

“Syukur tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam peningkatan kualitas layanan, pengelolaan amanah secara bertanggung jawab, dan kesiapan institusi menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab kolektif sebagai fondasi budaya akademik. Data kehadiran dosen dan tenaga kependidikan dalam momentum HAB, kata Rektor, perlu dijadikan bahan evaluasi bersama guna memperkuat akuntabilitas institusi.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN KHAS Jember, Dr. H. Nawawi, M.Fil.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa HAB ke-80 menjadi refleksi atas besarnya peran Kementerian Agama dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan.

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula perkembangan Gerakan Satu Wakaf Dana Abadi Pendidikan yang dikelola melalui Badan Wakaf Indonesia (BWI). Dana wakaf tersebut terus menunjukkan tren peningkatan dan diharapkan menjadi penopang keberlanjutan pembiayaan pendidikan melalui partisipasi kolektif sivitas akademika.

Rangkaian tasyakuran HAB ke-80 Kemenag di UIN KHAS Jember berlangsung khidmat dengan diisi istighasah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta penampilan banjari Ma’had Al-Jamiah. Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus peresmian pemanfaatan Gedung Pascasarjana baru.

Melalui momentum ini, UIN KHAS Jember menegaskan arah kebijakan penguatan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, dan pengembangan Pascasarjana sebagai motor intelektual kampus dalam mewujudkan pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berkelanjutan.

“Banyak ruang strategis yang hanya bisa tumbuh di bawah Kementerian Agama, mulai dari Pendidikan Profesi Guru, pengelolaan rumpun keilmuan agama, hingga rekognisi guru besar. Ini merupakan nikmat kelembagaan yang patut disyukuri,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *