Berita

Jelang HPN 2026, JMSI Jatim Awali Tahun dengan Doa dan Kepedulian Sosial di Rumah Yatim

944
×

Jelang HPN 2026, JMSI Jatim Awali Tahun dengan Doa dan Kepedulian Sosial di Rumah Yatim

Sebarkan artikel ini
JMSI Jatim
JMSI Jatim doa bersama di rumah anak yatim. Foto: Istimewa

Surabaya,locusjatim.com Menyambut awal tahun 2026 sekaligus rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN), pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur memilih langkah reflektif dengan menggelar doa bersama di rumah anak yatim “Historia Yatama”, Waru, Sidoarjo, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga wujud ikhtiar spiritual insan pers dalam memaknai peran media di tengah tantangan zaman. Ketua JMSI Jatim, Syaiful Anam, menegaskan bahwa kerja jurnalistik tidak hanya bertumpu pada profesionalisme, tetapi juga membutuhkan kekuatan batin. “Do’a menjadi sangat penting karena kita berusaha bekerja namun dunia beserta isinya ini milik Allah yang mengatur dan menentukan,” ujarnya.

Puluhan anak yatim yang diasuh Yayasan Historia Yatama, dipimpin oleh pengasuh Hj. Nur Babul Jannah, turut memanjatkan doa untuk keselamatan dan keberkahan. Dalam suasana khidmat, harapan dipanjatkan agar keluarga besar JMSI dan para wartawan senantiasa berada dalam lindungan Tuhan. “Mudah-mudahan keluarga besar JMSI, para wartawan dan kita semua selalu dalam petunjuk dan pertolongan Allah SWT,” tutur Hj. Nur Babul Jannah.

Dalam tausiyah singkat, disampaikan pula filosofi kekuatan dalam ajaran Islam yang menggambarkan hierarki daya di muka bumi. Mulai dari batu, besi, api, air, hingga angin yang dianggap paling kuat. Namun, seluruh kekuatan tersebut disebut masih dapat dikendalikan oleh kekuatan tertinggi, yakni doa yang disertai amal saleh dan keikhlasan. “Maka do’a paling menentukan di muka bumi,” ujar ustaz dalam pengajian tersebut.

Rumah anak yatim Historia Yatama sendiri saat ini membina sekitar 90 anak asuh yang terdiri dari yatim, piatu, dhuafa, dan anak terlantar. Yayasan yang berdiri sejak 2004 itu dikelola oleh H. Bambang selaku ketua, dengan Dinda Fadliyah Dzikriana sebagai sekretaris dan Hj. Babul Jannah sebagai bendahara. Pembina yayasan adalah Rofiqul Hujjaj, sementara pengawas diamanahkan kepada Hj. Ida Mawaddah.

Sejumlah pengurus JMSI Jatim hasil Musyawarah Daerah (Musda) 2025 tampak hadir, di antaranya Syaiful Anam (Ketua), Budi Purna (Sekretaris), Erfandi Putra (Bendahara), serta para wakil ketua dan anggota seperti Hery Sunarjo, Jay Wijayanto, Achmad Tauriq Imani, dan Moekti Wibowo.

Sebagai informasi, Hari Pers Nasional diperingati setiap tahun bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985. Sementara itu, JMSI berdiri pada 8 Februari 2020 bertepatan dengan HPN ke-74 di Kalimantan Selatan, dan resmi menjadi konstituen Dewan Pers pada 10 Januari 2022.

Menutup kegiatan, Syaiful Anam yang juga menjabat Sekretaris PWI Jatim menyampaikan bahwa peringatan HPN 2026 akan dipusatkan di Provinsi Banten pada 7–9 Februari mendatang. “Tahun 2026 ini HPN diselenggarakan di Provinsi Banten tanggal 7-9 Pebruari dengan tema: pers sehat, ekonomi berdaulat, bangsa kuat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *