BeritaHeadline

JLS Sampang Kini Lebih Aman dan Hidup di Malam Hari, 157 PJU Resmi Menyala

857
×

JLS Sampang Kini Lebih Aman dan Hidup di Malam Hari, 157 PJU Resmi Menyala

Sebarkan artikel ini
Jalan lingkar selatan
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat tinjau PJU di JLS. Foto: Cak jum/locusjatim.com

Sampang, locusjatim.com Aktivitas malam hari di jalur Jalan Halim Perdana Kusuma atau yang dikenal sebagai Jalan Lintas Selatan (JLS) Sampang kini jauh lebih nyaman. Rampungnya proyek pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur strategis penghubung alternatif menuju Pamekasan itu membawa perubahan signifikan bagi keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Sebanyak 157 titik PJU telah terpasang dan menyala sempurna hingga akhir Desember 2025. Proyek yang dikerjakan PT Madura Energi Infrastruktur di bawah kepemimpinan Direktur Arifin Jauhari tersebut menjadi simbol nyata peningkatan kualitas layanan infrastruktur di Kabupaten Sampang, sekaligus kado istimewa Hari Jadi Sampang ke-402.

Kini, ruas JLS yang sebelumnya gelap di malam hari tampil lebih terang dan representatif. Kondisi tersebut disambut positif oleh warga dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur penghubung antarwilayah, termasuk arus kendaraan dari Surabaya menuju Pamekasan dan Sumenep.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan apresiasinya atas tuntasnya proyek tersebut tepat waktu. Ia menilai, kehadiran PJU bukan hanya soal penerangan, tetapi juga bagian dari pelayanan publik yang langsung dirasakan manfaatnya.

“Sekali lagi kami mengapresiasi kinerja penyedia yang telah menyelesaikan tanggung jawabnya tepat waktu sesuai kontrak 45 hari kalender,” imbuh orang nomor satu di Sampang itu, Jumat (08/01/2026) malam.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Perhubungan dan pihak penyedia menunjukkan komitmen bersama dalam mengelola anggaran daerah secara profesional dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang, Raden Chalilurrachman, menegaskan bahwa proyek PJU di JLS memiliki dimensi perlindungan sosial yang kuat. Negara, kata dia, hadir melalui penerangan jalan untuk menjamin keselamatan warganya.

“Fokus kami adalah asas manfaat kebutuhan penerangan jalan JLS. Dengan adanya 157 titik PJU ini, kita tidak hanya menerangi jalan, tetapi juga memberikan rasa aman dari potensi kriminalitas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Chalilurrachman menjelaskan, pencahayaan yang memadai berdampak langsung pada peningkatan jarak pandang pengendara di malam hari. “Jarak pandang pengendara di malam hari meningkat drastis, mengurangi risiko kecelakaan di area rawan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kondisi jalan yang terang juga berkontribusi terhadap keamanan lingkungan. Menurutnya, kawasan yang cukup cahaya akan menekan potensi tindak kriminalitas jalanan. “Selain itu, juga memudahkan para pengguna jalan yang sedang melintas dari arah Surabaya ke Pamekasan–Sumenep juga sebaliknya,” tandasnya.

Dengan rampungnya proyek sesuai Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), wajah JLS dan kawasan sekitarnya kini tampak lebih modern dan hidup saat malam tiba. Dishub Sampang pun berharap masyarakat ikut berperan menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami berharap masyarakat dapat ikut serta menjaga fasilitas tersebut, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkas Chalilurrachman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *