BeritaHeadline

Pencarian Nelayan Hilang di Gresik Diperluas, Kapal Nelayan Diminta Aktif Melapor

969
×

Pencarian Nelayan Hilang di Gresik Diperluas, Kapal Nelayan Diminta Aktif Melapor

Sebarkan artikel ini
Pencarian nelayan hilang gresik
pencarian terhadap Rakim (57), nelayan yang dilaporkan hilang di perairan sekitar Dermaga Mbah Kajim, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik. Foto: Istimewa

Gresik, locusjatim.com Upaya pencarian terhadap Rakim (57), nelayan yang dilaporkan hilang di perairan sekitar Dermaga Mbah Kajim, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, terus diperluas. Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (07/1/2026), tim SAR gabungan mengintensifkan operasi dengan melibatkan unsur laut dan partisipasi nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Koordinator lapangan SAR menyampaikan bahwa strategi pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Masing-masing SRU menyisir area berbeda untuk memperbesar peluang menemukan korban.

“Pencarian hari ini kami fokuskan pada penyisiran laut dengan pembagian tiga SRU agar area yang dijangkau lebih luas dan efektif,” ujar salah satu petugas SAR di lokasi.

SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu LCR milik BPBD Gresik. SRU kedua mengerahkan perahu cepat milik Polairud Polda Jawa Timur dan Polairud Polres Gresik. Sementara SRU ketiga menggunakan LCR dari Basarnas untuk menyisir perairan di sekitar dermaga dan jalur lalu lintas kapal nelayan.

Selain pencarian aktif di laut, tim SAR gabungan juga menempuh langkah preventif dengan menyebarkan informasi orang hilang kepada nelayan yang melintas di sekitar perairan Gresik. Diharapkan, keterlibatan nelayan dapat membantu mempercepat proses penemuan korban.

“Kami juga meminta bantuan nelayan yang sedang melaut. Jika ada yang melihat atau menemukan tanda-tanda korban, diharapkan segera melapor ke tim SAR,” kata petugas tersebut.

Diketahui sebelumnya, Rakim dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya menabrak kapal yang sedang bersandar di dermaga. Korban diduga terjatuh ke laut saat insiden terjadi dan hingga kini belum ditemukan.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Surabaya, BPBD Gresik, Dit Polairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Gresik, RAPI Gresik, serta dukungan warga dan nelayan setempat. Tim SAR memastikan pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan koordinasi dan keselamatan personel di lapangan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *