BeritaHeadline

Dua Hari Digembleng Ideologi dan Karakter, Makesta PK IPNU-IPPNU Nasyrul Ulum Cetak Kader Santri Militan Aswaja

965
×

Dua Hari Digembleng Ideologi dan Karakter, Makesta PK IPNU-IPPNU Nasyrul Ulum Cetak Kader Santri Militan Aswaja

Sebarkan artikel ini

Sumenep, locusjatim.com Komitmen Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake dalam menyiapkan kader pelajar NU yang berideologi kuat kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) ke-6 PK IPNU-IPPNU. Kegiatan kaderisasi dasar tersebut, digelar selama dua hari, 22–23 Desember 2025, di Auditorium Ar Rochmah pesantren setempat.

Makesta dibuka secara resmi oleh Wakil Pengasuh PP. Nasyrul Ulum Aengdake, Dr. Zamzami Sabiq Hamid, M.Psi., yang menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penerimaan anggota, melainkan fondasi awal pembentukan jati diri santri NU.

Menurutnya, Makesta menjadi ruang strategis untuk mengenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah kepada para santri. Dari proses inilah, karakter ke-NU-an dibangun secara sadar, baik dalam aspek ideologi maupun pengorganisasian.

“Makesta ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan menanamkan nilai Aswaja An-Nahdliyah kepada santri. Di sinilah proses awal pembentukan karakter ke-NU-an santri, baik secara ideologis maupun organisatoris,” ungkap Dr. Zamzami dalam sambutannya.

Ia menegaskan, penguatan Aswaja penting agar kader IPNU-IPPNU tumbuh sebagai pelajar santri yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga matang secara akhlak, serta memiliki keseimbangan antara komitmen keislaman dan kebangsaan.

Sementara itu, Pembina PK IPNU Nasyrul Ulum Aengdake, Tamamatul Karomah, S.Pd., menyampaikan bahwa Makesta ke-6 dirancang sebagai proses pembentukan mental dan loyalitas kader, bukan sekadar pengenalan struktur organisasi.

Ia menjelaskan, melalui Makesta, peserta diarahkan untuk memiliki rasa memiliki terhadap IPNU-IPPNU, sekaligus dibekali nilai disiplin, tanggung jawab, dan kesiapan untuk berproses dalam organisasi.

“Makesta adalah gerbang awal kaderisasi. Dari sini kami ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi, menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab, serta menyiapkan kader pelajar NU yang siap belajar, berproses, dan berkhidmat,” ujarnya.

Kegiatan Makesta ke-6 ini diikuti santri PP. Nasyrul Ulum Aengdake dengan antusiasme tinggi. Berbagai materi dasar disampaikan, mulai dari keorganisasian, ke-NU-an, ke-IPNU-IPPNU-an, hingga wawasan kebangsaan, yang dibawakan oleh pemateri dari unsur struktural NU.

Kaderisasi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari lintas badan otonom NU. PC IPNU-IPPNU Kabupaten Sumenep, PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Bluto, serta pemateri dari MWC NU Bluto, PAC GP Ansor NU Bluto, dan PAC Fatayat NU Bluto turut hadir dan terlibat aktif selama kegiatan berlangsung.

Sinergi lintas elemen NU tersebut diharapkan mampu memperkuat proses kaderisasi pelajar di lingkungan pesantren. Melalui Makesta ini, IPNU dan IPPNU Nasyrul Ulum Aengdake optimistis dapat melahirkan kader santri yang berideologi Aswaja An-Nahdliyah, berkarakter kuat, dan siap mengabdi untuk agama, masyarakat, serta bangsa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *