Sampang, locusjatim.com— Kolaborasi antara insan pers dan TNI kembali mendapat ruang baru di Kabupaten Sampang. Melalui kunjungan silaturahmi ke Markas Kodim 0828 Sampang, Kamis (06/11/2025), Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan produktif bersama institusi negara dalam mendukung keterbukaan informasi dan ketahanan wilayah.
Ketua AWAS Cak Jum menyebut kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dua arah antara media dan TNI.
“Tujuannya untuk mempererat hubungan silaturahmi, membangun sinergitas yang kuat, serta menciptakan kerja sama produktif antara TNI dan insan pers dalam mendukung tugas-tugas pembinaan teritorial serta pelayanan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengaku mendapatkan banyak wawasan dari pertemuan dengan Dandim 0828 Sampang Letkol Czi. Dika Catur Yanuar Anwar.
“Kami senang bisa berdialog santai sekaligus belajar banyak dari beliau. Dari pertemuan ini, kami makin yakin pentingnya hubungan baik antara insan pers dan Komandan Kodim,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Letkol Czi. Dika Catur Yanuar Anwar menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang tergabung dalam AWAS karena ikut mengawal berbagai program pemerintah, termasuk inisiatif nasional seperti Badan Gizi Nasional (BGN) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
“Program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh melalui pendekatan yang terstruktur dan berbasis data,” jelasnya.
Menurut Dandim, pelaksanaan program tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi daerah. Ia menilai kehadiran media memiliki peran penting dalam mengawal serta menyampaikan informasi faktual kepada publik.
“Kegiatan silaturahmi ini menunjukkan komitmen kami untuk terus merangkul media sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah dan membangun kesadaran publik lewat informasi yang konstruktif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kemitraan ini untuk mencegah penyebaran hoaks dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap informasi resmi.
“Dialog terbuka seperti ini sangat efektif membangun kanal komunikasi dua arah antara Kodim dan awak media. Dengan begitu, proses klarifikasi informasi bisa lebih cepat, transparan, dan tidak menimbulkan keresahan sosial,” tegas Letkol Dika.
Kegiatan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga kolaborasi positif antara TNI dan insan pers di Sampang, demi menciptakan ruang informasi publik yang sehat dan mendukung percepatan pembangunan nasional di daerah.(*)












