Berita

Hari Santri 2026 Jadi Panggung Prestasi, Nasyrul Ulum Sumenep Sabet Lima Penghargaan

1
×

Hari Santri 2026 Jadi Panggung Prestasi, Nasyrul Ulum Sumenep Sabet Lima Penghargaan

Share this article
Hari santri 2026
Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Dr. Zamzami Sabiq Hamid, M.Psi.(Pakek Jaz Tengah).

Sumenep, locusjatim.com – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi panggung bagi Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, untuk menunjukkan potensi para santri di berbagai bidang. Pesantren ini berhasil menyabet lima penghargaan dalam rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep.

Lima penghargaan tersebut diraih melalui kompetisi seni dan kreativitas santri serta Pameran Ekspo Kemandirian Pesantren dan UMKM Lokal NU. Penyerahan penghargaan berlangsung pada Jumat (23/10/2026) di depan Labang Mesem, Sumenep.

Prestasi ini menunjukkan bahwa santri tidak hanya mengembangkan kemampuan di bidang keagamaan, tetapi juga memiliki ruang untuk mengasah kreativitas, keberanian tampil di depan publik, serta keterampilan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi.

Dari bidang perfilman, Nasyrul Ulum berhasil meraih Juara 1 Festival Film Santri melalui karya berjudul Mengejar Mimpi di Jalan Ilmu. Film tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas santri dalam menyampaikan pesan pendidikan dan nilai-nilai kehidupan melalui media audiovisual.

Sementara itu, Nadina Firdausiyah, santri kelas XI SMK Nasyrul Ulum, sukses meraih Juara 2 dalam ajang Stand Up Comedy Santri. Capaian tersebut memperlihatkan kemampuan santri dalam mengembangkan bakat seni, komunikasi, dan kepercayaan diri.

Tak berhenti pada kompetisi seni, Nasyrul Ulum juga mencatatkan prestasi di bidang pengembangan ekonomi pesantren. Dalam Pameran Ekspo Kemandirian Pesantren dan UMKM Lokal NU, pesantren ini berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus, yakni Stand Terbaik, Produk Unggulan Pesantren, dan Peserta Terfavorit.

Dalam pameran tersebut, Nasyrul Ulum memperkenalkan beragam produk olahan hasil laut dan perikanan yang dikembangkan oleh santri SMK Nasyrul Ulum. Produk-produk itu merupakan hasil pembelajaran melalui program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPi).

Melalui program tersebut, santri dibekali keterampilan praktis untuk mengolah bahan baku perikanan menjadi produk bernilai tambah. Upaya ini sekaligus memperlihatkan bagaimana pendidikan vokasi di lingkungan pesantren dapat menjadi bekal bagi santri untuk mengembangkan usaha dan berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.

Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Dr. Zamzami Sabiq Hamid, M.Psi., mengungkapkan rasa syukur atas berbagai penghargaan yang berhasil diraih keluarga besar pesantren dalam momentum Hari Santri tahun ini.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian yang diraih oleh Nasyrul Ulum dalam rangkaian Peringatan Hari Santri 2026. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi santri, baik dalam bidang seni, kreativitas, maupun kemandirian ekonomi,” ungkapnya.

Menurut Zamzami, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan dewan guru dan para santri. Persiapan serta kesungguhan seluruh pihak menjadi bagian penting dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga berhasil meraih penghargaan.

“Penghargaan ini bukan hasil kerja satu atau dua orang saja, melainkan buah dari kerja keras Dewan Guru dan para santri yang telah mempersiapkan dan mengikuti setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” tambahnya.

Ia berharap berbagai pencapaian tersebut tidak membuat keluarga besar Nasyrul Ulum cepat berpuas diri. Sebaliknya, penghargaan yang diraih diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus belajar, berinovasi, dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Bagi Nasyrul Ulum, Hari Santri bukan sekadar peringatan untuk mengenang sejarah perjuangan kaum santri. Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa santri mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman dan karakter pesantren.

Keberhasilan meraih lima penghargaan dari bidang film, komedi, hingga pameran produk unggulan memperlihatkan beragam potensi yang dapat dikembangkan melalui pendidikan pesantren. Santri tidak hanya dipersiapkan untuk memperkuat ilmu agama, tetapi juga dibekali keterampilan dan kreativitas agar mampu menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Dengan prestasi tersebut, Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi santri yang religius, kreatif, terampil, dan mandiri. Capaian di Hari Santri 2026 ini diharapkan menjadi pijakan untuk terus berinovasi dan menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan potensi santri, baik dalam bidang seni, kreativitas, maupun kemandirian ekonomi,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *