Pamekasan, locusjatim.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pamekasan memastikan pendampingan berkelanjutan bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Dusun Peseset Timur, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Minggu (18/1/2026).
Selain menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, Baznas memprioritaskan langkah pemulihan jangka menengah dengan menyiapkan skema bantuan hunian bagi korban yang rumahnya rusak berat akibat pergerakan tanah.
Di lokasi kejadian, kondisi bangunan warga tampak memprihatinkan. Sedikitnya 10 rumah mengalami kerusakan parah, sebagian bangunan miring, lantai retak memanjang, hingga struktur rumah yang terancam ambruk. Aktivitas pergerakan tanah masih terpantau, membuat kawasan tersebut tidak lagi aman untuk ditempati.
Ketua Baznas Pamekasan, Kiai Mudarris Abdul Wahab, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi pertimbangan utama dalam penanganan pascabencana.
“Kami tidak hanya hadir untuk bantuan darurat. Yang lebih penting adalah memastikan warga memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” ujar Gus Darris.
Ia mengungkapkan, Baznas Pamekasan telah berkoordinasi dengan Baznas Jawa Timur dan Baznas pusat guna mengupayakan bantuan rumah bagi warga terdampak, sekaligus mendorong relokasi ke wilayah yang lebih stabil secara geografis.
“Relokasi adalah pilihan terbaik. Kami berharap warga tidak kembali membangun di lokasi rawan agar risiko bencana serupa tidak terulang,” katanya.
Salah satu warga terdampak, Mulyadi (40), mengaku kondisi rumahnya kini tidak memungkinkan untuk dihuni bersama keluarga.
“Setiap hari tanahnya seperti bergerak. Kami berharap bantuan rumah segera ada supaya kami bisa tinggal dengan tenang,” ungkapnya.
Baznas Pamekasan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar proses pemulihan berjalan bertahap dan tepat sasaran.












